MAJALENGKA — Sebuah peristiwa yang sempat memicu keresahan publik di Majalengka akhirnya menemukan titik terang. Pria lanjut usia yang videonya viral dan disebut sebagai korban begal, ternyata meninggal dunia akibat kecelakaan tabrak lari. Kepolisian memastikan tidak ada unsur tindak kriminal dalam kejadian tersebut.
Insiden Tragis di Jalan Sepi
Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu dini hari sekitar pukul 02.10 WIB di Jalan Raya Tonjong–Cigasong, Kabupaten Majalengka. Kondisi jalan yang sepi serta minimnya penerangan membuat kejadian berlangsung tanpa banyak saksi mata.
Korban diketahui bernama Arifin Cadiri (75), warga Desa Tonjong. Saat itu, korban berjalan kaki dan hendak menyeberang jalan.
Motor Melaju Kencang, Korban Tak Sempat Menghindar
Sebuah sepeda motor melaju dari arah Tonjong menuju Cigasong dan menabrak korban. Benturan keras membuat korban terjatuh ke badan jalan dan mengalami luka fatal.
Alih-alih berhenti dan memberikan pertolongan, pengendara motor langsung meninggalkan lokasi kejadian. Warga baru mengetahui insiden tersebut setelah menemukan korban tergeletak tak bernyawa.
Isu Begal Dipastikan Tidak Benar
Kasat Lantas Polres Majalengka, AKP Rudy Sudaryono, menegaskan bahwa informasi yang berkembang di media sosial tidak sesuai fakta di lapangan.
“Hasil penyelidikan kami menunjukkan tidak ada tanda-tanda pembegalan. Tidak ada barang korban yang hilang. Ini murni kecelakaan lalu lintas tabrak lari,” jelasnya.
Pemeriksaan saksi dan rekaman CCTV menguatkan kesimpulan tersebut.
Polisi Kejar Pengendara yang Melarikan Diri
Satlantas Polres Majalengka masih melakukan pencarian terhadap pengendara sepeda motor yang terlibat dalam kecelakaan tersebut. Polisi telah mengantongi sejumlah petunjuk dari lokasi kejadian dan kamera pengawas di sekitar area.
Masyarakat yang memiliki informasi diminta segera melapor guna membantu proses pengungkapan kasus.
Polisi Minta Publik Lebih Bijak
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang bersumber dari media sosial. Klarifikasi resmi dari aparat berwenang dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman dan kepanikan.
Selain itu, pengguna jalan diingatkan untuk selalu berhati-hati dan bertanggung jawab saat berkendara, khususnya pada malam hari.
Comment