Home » Blog » Jalur Bantarujeg–Wado Terputus Akibat Longsor di Salawangi, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Jalur Bantarujeg–Wado Terputus Akibat Longsor di Salawangi, Kendaraan Berat Dilarang Melintas

MAJALENGKA – Longsor kembali terjadi di wilayah selatan Kabupaten Majalengka. Peristiwa longsor tersebut menimpa jalur provinsi penghubung Bantarujeg–Wado tepatnya di Desa Salawangi, Kecamatan Bantarujeg, Rabu malam (5/11/2025). Kondisi badan jalan mengalami kerusakan cukup parah hingga menjadi rawan dilalui kendaraan besar.

Longsor ini dipicu oleh curah hujan tinggi beberapa hari terakhir yang membuat struktur tanah kembali bergeser. Akibatnya, sebagian badan jalan amblas dan menghambat arus lalu lintas, terutama di jalur strategis yang menjadi akses antar kabupaten Majalengka dan Sumedang.

Camat Bantarujeg, Agus Heriyanto, menjelaskan bahwa tanah di lokasi sudah sempat dilakukan stabilisasi. Namun, terganggu kembali setelah banyak kendaraan bermuatan berat masih nekat melintas.

Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Sebagai langkah pengamanan, kendaraan dengan tonase besar atau bermuatan di atas tiga ton kini dilarang melintas di lokasi longsor hingga kondisi kembali stabil.

Diguyur Hujan Intensitas Tinggi, Majalengka Alami 14 Kejadian Bencana

Pihak Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat sudah turun untuk melakukan penanganan darurat. Perbaikan permanen ditargetkan selesai dalam waktu sekitar dua bulan ke depan.

Meski demikian, jalur Bantarujeg–Wado tidak ditutup total. Kendaraan roda dua dan kendaraan kecil masih bisa melintas secara terbatas dan bergantian dengan pengawasan petugas.

Jalur Alternatif

Untuk sementara, pengguna jalan yang memaksa melintas disarankan mengambil rute alternatif melalui:

  • Desa Salawangi ke Desa Siliwangi
  • atau melalui Dusun Cibitung

Namun pengendara tetap diminta berhati-hati, karena jalan alternatif tersebut sempit dan hanya dapat dilalui satu kendaraan secara bergantian.

Gempa Magnitudo 2,3 Guncang Majalengka pada 27 November 2025, BMKG Tegaskan Situasi Aman

Imbauan Kepada Pengendara

Pemerintah Kecamatan dan petugas lapangan juga mengimbau masyarakat:

  • tidak memaksakan kendaraan bermuatan berat melintasi jalur longsor
  • memperhatikan kondisi cuaca sebelum perjalanan
  • mengikuti arahan petugas di lapangan
  • menjaga kecepatan dan berhati-hati karena kondisi jalan licin saat hujan

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *