MAJALENGKA – Pendidikan anak usia dini kembali mendapat sorotan positif dalam peringatan Hari Jadi Majalengka ke-186. Melalui lomba mewarnai yang diikuti sekitar 300 anak PAUD dari 26 kecamatan, Pemerintah Kabupaten Majalengka menegaskan komitmennya memperkuat fondasi pendidikan sejak usia dini.
Kegiatan tersebut menghadirkan suasana penuh keceriaan. Anak-anak mengekspresikan imajinasi lewat warna, sementara para pendidik dan orang tua menyaksikan langsung potensi besar yang tumbuh dari proses belajar yang menyenangkan. Lomba mewarnai ini menjadi pendekatan edukatif yang efektif untuk menanamkan minat belajar sejak awal.
Bunda PAUD Kabupaten Majalengka, Hj. Iim Maemunah, menilai pendidikan usia dini sebagai tahap krusial dalam pembentukan karakter dan kecerdasan anak. Ia menegaskan bahwa stimulasi kreatif sejak PAUD akan berdampak positif pada kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan berikutnya.
Menurutnya, kegiatan kreatif seperti mewarnai tidak hanya melatih motorik halus, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri dan keberanian anak dalam berekspresi. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting bagi perkembangan anak di masa depan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Umar Ma’ruf, menyampaikan bahwa penguatan PAUD berkontribusi langsung terhadap peningkatan capaian pendidikan daerah. Ia mencatat rata-rata lama sekolah di Majalengka mengalami kenaikan dari 7,53 menjadi 7,81 pada tahun 2025, melampaui target yang ditetapkan dalam RPJMD.
Dorongan agar anak usia 5–6 tahun mengikuti pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) terus diperkuat. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan kesiapan belajar sekaligus memperluas akses pendidikan yang merata.
Pemerintah Kabupaten Majalengka menargetkan rata-rata lama sekolah dapat mencapai sembilan tahun lebih cepat, yakni pada 2027–2028. Target tersebut diharapkan tercapai melalui sinergi berkelanjutan antara pemerintah, pendidik, orang tua, dan masyarakat.
Dari aktivitas sederhana seperti lomba mewarnai, tumbuh pesan besar tentang arah pembangunan pendidikan Majalengka. Pendidikan usia dini kini tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi fondasi utama dalam menyiapkan generasi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Comment