MAJALENGKA โ Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar ke-61 di Kabupaten Majalengka berlangsung meriah dan penuh nilai budaya. Acara yang digelar di Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Majalengka, Sabtu malam (22/11/2025), dihadiri ratusan warga yang antusias menikmati rangkaian kegiatan.
Salah satu momentum utama dalam acara tersebut adalah pagelaran Wayang Golek, menampilkan dalang lokal berbakat Asep Rodiana Sutisna. Pagelaran ini bukan sekadar hiburan, melainkan upaya nyata dalam menjaga dan melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Tidak hanya itu, Partai Golkar Majalengka juga memberikan santunan kepada anak yatim dan lansia, sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.
Ajakan Melestarikan Budaya Lokal
Anggota DPRD Kabupaten Majalengka dari Fraksi Golkar, Abdul Toyib, menyampaikan apresiasinya kepada masyarakat yang hadir serta menegaskan pentingnya pelestarian seni tradisional.
โKita harus menjaga jati diri Majalengka yang kaya akan tradisi. Wayang golek adalah identitas budaya yang tidak boleh hilang,โ ujar Abdul Toyib dalam sambutannya.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat terhadap Partai Golkar, seraya menegaskan komitmen partai untuk tetap berada di tengah rakyat.
Didukung Tokoh Provinsi
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPD Golkar Provinsi Jawa Barat sekaligus Ketua Komisi 5 DPRD Jabar, Yomanius Untung. Ia menilai kegiatan ini sangat positif karena tidak hanya berorientasi politik, tetapi juga membawa pesan edukasi dan pelestarian budaya.
โWayang golek adalah warisan leluhur Sunda. Kegiatan seperti ini harus terus dilanjutkan agar generasi muda tidak kehilangan akar budaya,โ tegasnya.
Perpaduan Politik, Sosial, dan Budaya
Perayaan HUT ke-61 Golkar di Majalengka menunjukkan sinergi tiga unsur penting:
- Budaya: Melestarikan wayang golek sebagai simbol seni tradisi Sunda.
- Sosial: Berbagi santunan kepada masyarakat yang membutuhkan.
- Politik: Memperkuat kedekatan antara partai dan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, Golkar Majalengka menyampaikan pesan bahwa politik dapat hadir dengan cara yang edukatif, berbudaya, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Leave a Reply