MAJALENGKA – Pascabanjir yang melanda Desa Kasturi, Kecamatan Cikijing, relawan Scout Rescue Kwarcab Majalengka langsung mengambil tindakan. Mereka membantu warga membersihkan sisa lumpur dan memulihkan fasilitas yang terdampak, menunjukkan kepedulian nyata terhadap masyarakat.
Sejak pagi, relawan bersama warga bergotong royong membersihkan rumah, mushola, dan sekolah, termasuk MTs PUI Kasturi. Lumpur tebal dan sampah yang tersisa akibat banjir berhasil diangkat, sehingga aktivitas warga mulai berjalan normal kembali.
Beni Ibrahim, salah satu warga terdampak, menjelaskan bahwa banjir terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan Gunung Sirah, membuat Sungai Cilutung dan Sungai Cisarongge meluap. “Air cukup tinggi, mencapai setengah badan orang dewasa, dan lumpurnya tebal. Tanpa bantuan relawan, kami akan kesulitan membersihkan,” ujarnya.
Ketua Kwarcab Pramuka Majalengka, H. Eman Suherman, menekankan bahwa aksi ini merupakan bukti nyata komitmen Pramuka dalam pengabdian sosial. Relawan Scout Rescue selalu siap hadir ketika warga membutuhkan bantuan, terutama saat bencana alam melanda.
“Gotong royong adalah kunci. Kami hadir untuk meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan,” kata Eman.
Dengan adanya aksi bersih-bersih lumpur ini, warga Desa Kasturi mulai pulih lebih cepat, lingkungan menjadi bersih, dan semangat gotong royong semakin terasa. Aksi ini juga menegaskan bahwa kolaborasi antara relawan dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi dampak bencana.
Scout Rescue Kwarcab Majalengka membuktikan bahwa keberadaan relawan bukan hanya sekadar simbol, tapi langkah nyata membantu warga bangkit dari situasi sulit pascabanjir.
Comment