MAJALENGKA – Perayaan Hari Jadi (Harjad) Desa Panjalin Kidul ke-215 tahun 2025 berlangsung sangat meriah. Ribuan warga mengikuti karnaval budaya dengan berjalan kaki sepanjang 2 kilometer bersama Bupati Majalengka, Eman Suherman.
Kegiatan yang digelar di Kecamatan Sumberjaya ini menjadi magnet perhatian masyarakat. Kepala Desa Panjalin Kidul, Dudung Abdullah Yasin, mengatakan bahwa karnaval budaya ini merupakan rangkaian Harjad yang digabung dengan tradisi “guar bumi” dan “munjung”.
“Tahun lalu Pak Eman datang sebagai calon bupati, tahun ini beliau hadir sebagai bupati dan tetap mau berjalan kaki bersama warga sejauh 2 kilometer,” ujarnya.
Perpaduan Budaya Jawa – Sunda Jadi Daya Tarik
Karnaval budaya ini menampilkan kekayaan budaya lokal, hasil perpaduan antara budaya Jawa dan Sunda. Antusiasme masyarakat tidak hanya datang dari warga Panjalin Kidul, namun juga dari wilayah sekitar Kecamatan Sumberjaya hingga perbatasan.
Kades Dudung menilai, kegiatan ini berpotensi besar menjadi agenda wisata budaya Kabupaten Majalengka yang bisa mendongkrak kunjungan dan menjadi daya tarik tersendiri.
Jadi Calendar Event Kabupaten
Bupati Majalengka, Eman Suherman, menyampaikan bahwa karnaval budaya Desa Panjalin Kidul ini merupakan kegiatan desa yang paling ramai di Kabupaten Majalengka.
Ia berkomitmen untuk mendorong kegiatan ini masuk ke kalender event resmi Kabupaten Majalengka.
“Komitmennya sudah bagus, tinggal dikemas lebih menarik. Kita akan upayakan masuk menjadi kalender event di Majalengka,” tegas Bupati Eman.
Menurutnya, langkah ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan yang menekankan pentingnya perlindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan budaya.
Perayaan Hari Jadi Desa Panjalin Kidul ke-215 bukan hanya rangkaian seremonial semata, tetapi momentum untuk memperkuat jati diri budaya masyarakat sekaligus membuka peluang besar bagi pengembangan wisata budaya di Kabupaten Majalengka.
Comment