MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten Majalengka secara resmi menugaskan 118 kepala sekolah melalui penyerahan Surat Keputusan (SK) penugasan tahun ajaran 2025–2026. Kebijakan ini menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam menata ulang kepemimpinan sekolah dan meningkatkan mutu pendidikan.
Bupati Majalengka H. Eman Suherman memimpin langsung penyerahan SK tersebut. Acara ini turut dihadiri Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Pendidikan, serta pejabat dari BKPSDM Kabupaten Majalengka.
Penataan Kepemimpinan Sekolah Jadi Prioritas
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka Umar Ma’ruf menyampaikan bahwa penugasan kepala sekolah dilakukan untuk memastikan setiap satuan pendidikan dipimpin oleh figur yang kompeten dan memiliki legalitas penuh.
Menurutnya, penataan ini penting agar pengelolaan sekolah berjalan optimal dan tidak lagi bergantung pada jabatan sementara atau Pelaksana Tugas (Plt).
Pemkab Majalengka menerapkan kebijakan tersebut sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 7 Tahun 2025, yang mengatur penugasan kepala sekolah berbasis kompetensi dan sistem nasional.
Proses Seleksi Terintegrasi Sistem Nasional
Proses seleksi dan penugasan kepala sekolah telah berlangsung sejak Juli 2025. Dinas Pendidikan bekerja sama dengan BKPSDM serta memanfaatkan Sistem Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS) untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Melalui sistem ini, pemerintah daerah dapat menyesuaikan kebutuhan sekolah dengan kualifikasi calon kepala sekolah secara lebih tepat.
Data Kepala Sekolah yang Menerima SK
Dari total 118 kepala sekolah yang menerima SK penugasan, terdiri dari:
- 97 kepala sekolah hasil rotasi jabatan,
- 18 kepala sekolah baru,
- Mencakup jenjang TK, SD, dan SMP di berbagai kecamatan.
Penugasan ini diharapkan mampu mendorong pemerataan kualitas kepemimpinan pendidikan di Kabupaten Majalengka.
Bupati Minta Kepala Sekolah Fokus Mutu Pendidikan
Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan bahwa kepala sekolah memiliki peran sentral dalam menciptakan pendidikan berkualitas.
“Kepala sekolah harus menjadi pemimpin yang mampu menggerakkan guru, membangun disiplin, dan meningkatkan kualitas pembelajaran,” kata Bupati.
Ia juga meminta para kepala sekolah menjalin komunikasi yang baik dengan orang tua dan masyarakat demi menciptakan lingkungan sekolah yang kondusif.
Pendidikan Majalengka Menuju Arah Lebih Baik
Penugasan kepala sekolah periode 2025–2026 ini mempertegas komitmen Pemkab Majalengka dalam membangun pendidikan yang berkelanjutan. Kepemimpinan sekolah yang kuat diyakini mampu meningkatkan prestasi peserta didik serta kualitas layanan pendidikan secara menyeluruh.
Pemerintah daerah optimistis kebijakan ini akan membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Majalengka.
Comment