Home » Blog » Sekolah Dasar Negeri 2 Andir Ambruk, Pemkab Majalengka Libatkan APH dan Siapkan Langkah Cepat

Sekolah Dasar Negeri 2 Andir Ambruk, Pemkab Majalengka Libatkan APH dan Siapkan Langkah Cepat

MAJALENGKA — Insiden ambruknya Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Andir di Kecamatan Jatiwangi menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Majalengka. Kejadian tersebut mendorong pemerintah daerah untuk bergerak cepat, baik dalam penanganan teknis maupun menjaga keberlangsungan pendidikan para siswa.

Bupati Majalengka Eman Suherman turun langsung ke lokasi sekolah dan memastikan bahwa audit bangunan dilakukan oleh Aparat Penegak Hukum (APH). Ia menegaskan bahwa langkah ini penting untuk menjamin pemeriksaan berlangsung objektif dan transparan, mengingat usia bangunan sekolah yang tergolong masih baru.

“Bangunan sekolah ini seharusnya masih layak. Karena itu, penyebab ambruknya harus ditelusuri secara menyeluruh,” ujar Eman Suherman.

Audit Menyeluruh Jadi Langkah Awal

Pemerintah Kabupaten Majalengka memilih menyerahkan audit kepada APH agar seluruh aspek pembangunan dapat diperiksa secara profesional. Proses audit akan mencakup perencanaan, spesifikasi material, hingga pelaksanaan konstruksi di lapangan.

Pemkab menegaskan tidak akan mencampuri proses hukum yang berjalan. Seluruh hasil pemeriksaan akan diumumkan setelah audit selesai dilakukan.

Sinergi Satlantas Polres Majalengka dan WIKA Beton Perkuat Pengaturan Lalu Lintas

Pemkab Jamin Pendidikan Tetap Berjalan

Di tengah proses audit, pemerintah daerah memastikan kegiatan belajar mengajar tidak terhenti. Pemkab Majalengka telah menyiapkan penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mempercepat perbaikan bangunan sekolah yang rusak.

Langkah ini diambil agar siswa SDN 2 Andir dapat segera kembali mengikuti kegiatan belajar dalam kondisi aman dan nyaman.

“Anak-anak harus tetap mendapatkan hak pendidikannya. Itu yang utama,” tegas Bupati.

Evaluasi Infrastruktur Sekolah Diperluas

Selain faktor konstruksi, pemerintah daerah juga akan mengevaluasi kondisi cuaca ekstrem yang melanda Majalengka dalam beberapa waktu terakhir. Curah hujan tinggi diduga memberi tekanan tambahan terhadap struktur bangunan sekolah.

Insiden ini diharapkan menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Majalengka, sehingga kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.

Majalengka Konsisten Jadi Lumbung Jagung, Raih Peringkat Tiga Teratas di Jawa Barat

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *